Sore itu kota malang benar benar sangat dingin, angin berhembus cukup kencang seakan badai akan datang, apa malang emang dingin ya..?? tanya seorang teman kepada sahabat di malang, katanya lagi musim panca roba cuaca bentar2 berubah. saya merasakan dingin seperti berada diatas puncak gunung saja he..ah itu hanya halusinasi yang membuat ku ingin mendaki gunung tapi itu masih mimpi belaka karena aku hanya duduk manis di teras kampus Negeri yang ada di malang santai sejenak menunggu keberangkatan kami nanti malam habis maghrib ke Sendang Biru. Kami berencana me eksplore kawasan konservasi pulau sempu yang merupakan cagar alam yang dilindungi.
Udara malam yang dingin makin menyengat tatkala laju motor terus di gas di tanjakan yang tinggi, pohon rimbun dikawasan jalan dan melihat kelap kelip kota malang dari atas tanjakan merupakan hal yang jarang terlihat dimataku. Sekitar pukul jam 9 malam kami sampai di sendang biru, aku benar2 buta dengan keadaan disekitar karena baru kali ini trip ke daerah ini, yang kurasa hanya deburan ombak, angin pantai dengan ciri khasnya.
Udara malam yang dingin makin menyengat tatkala laju motor terus di gas di tanjakan yang tinggi, pohon rimbun dikawasan jalan dan melihat kelap kelip kota malang dari atas tanjakan merupakan hal yang jarang terlihat dimataku. Sekitar pukul jam 9 malam kami sampai di sendang biru, aku benar2 buta dengan keadaan disekitar karena baru kali ini trip ke daerah ini, yang kurasa hanya deburan ombak, angin pantai dengan ciri khasnya.
![]() |
| Sebelum Berangkat Narsis di sendang biru |

